Oleh Arya Perdhana
Harus diakui, Sydney adalah sebuah kota yang mahal. Menurut majalah The Economist, kota terbesar di Australia yang terletak di negara bagian New South Wales ini menempati urutan ketujuh sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi di dunia.
Karenanya, tak heran bila harga barang dan jasa di Sydney cukup mahal. Hal ini tidak terlalu menguntungkan bagi turis, apalagi mereka yang hanya memiliki dana terbatas. Lebih-lebih untuk turis asal Indonesia, nilai tukar dolar Australia yang bahkan sekarang lebih mahal daripada dolar Amerika kian tidak menguntungkan.
Namun jangan khawatir. Bila Anda pergi ke Sydney dan ingin membeli kebutuhan sehari-hari atau membeli suvenir, ada sebuah tempat yang layak dilirik. Namanya Paddy’s Market. Tempat ini adalah pasar modern yang berlokasi di kawasan Haymarket, dekat dengan pecinan kota Sydney.
Di bagian depan Paddy’s Market, pengunjung bisa membeli pakaian, suvenir dan barang-barang kelontong. Dibandingkan dengan tempat lain, seperti toko-toko di kawasan The Rock, maka barang-barang di Paddy’s Market bisa berselisih 2-5 dolar Australia per satu barang.
Sebagai contoh, sebuah T-shirt di Paddy’s market bisa didapat dengan harga 5-7 dolar saja. Meski dibilang kalau harga-harga di pasar ini adalah harga pas, tidak ada salahnya bila Anda menawar (apalagi bila membeli dalam jumlah banyak). Bila Anda pintar menawar, tentu akan makin banyak uang yang bisa dihemat.
Tambahan lagi, di tempat ini banyak penjual yang berasal dari Asia, tak terkecuali Indonesia. Kebetulan, saya sempat berbelanja di sebuah toko yang dimiliki orang Indonesia. Sepertinya, penjual itu mengenali wajah Indonesia saya dan langsung mengajak bercakap-cakap dengan bahasa Indonesia.
Meski bukan jaminan Anda bisa mendapat harga lebih murah, obrolan dengan bahasa Indonesia membuat Anda tidak segan buat menawar harga.
Area tempat pedagang-pedagang barang-barang kelontong ini memenuhi separuh dari Paddy’s Market secara keseluruhan. Di separuh lagi bagian belakang, terdapat kios-kios penjual bahan makanan, sayur dan buah-buahan segar.
Untuk mengeliling pasar ini, cukup butuh kesabaran. Mungkin, bila sembari melihat-lihat ke sejumlah kios, Anda baru bisa keluar dari pasar ini dalam waktu satu jam. Itu sudah paling cepat. Semakin rajin Anda melongok satu demi satu kios yang ada, akan semakin lama Anda keluar dari pasar yang modern dan bersih ini.
Sangat mudah untuk mencapai Paddy’s Market. Selain sejumlah bus yang melewati tempat ini, yang termudah adalah dengan menumpang light rail--kereta yang rangkaiannya terdiri dari dua gerbong, melayani rute dekat dan di dalam kota--yang berhenti di stasiun Paddy’s Market. Di dekatnya, ada stasiun monorel yang juga bernama Paddy’s Market.
Sumber : http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/263-belanja-murah-di-paddys-market-sydney |